7 Kesalahan Trader Pemula yang Bikin Akun Trading Margin Call

kesalahan trader pemula

Menurut Anda mana yang lebih pintar, belajar dari kesalahan Anda sendiri atau dari kesalahan orang lain? Meskipun kedua pendekatan tersebut memiliki manfaatnya masing-masing, terdapat argumen yang kuat untuk mengatakan bahwa belajar dari kesalahan orang lain adalah pilihan yang lebih cerdas dan efisien.

Salah satu alasan utama mengapa belajar dari kesalahan orang lain lebih bijaksana adalah karena itu gratis. Dalam banyak kasus, orang-orang telah menghadapi tantangan dan kesalahan yang sama sebelumnya, dan mereka dengan murah hati berbagi pengalaman mereka secara terbuka. Dengan mempelajari cerita sukses dan kegagalan orang lain, kita dapat menghindari jatuh ke dalam lubang yang sama dan menghemat banyak waktu dan upaya.

Selain itu, belajar dari kesalahan orang lain memungkinkan kita untuk memperoleh pengetahuan dan wawasan dalam waktu yang relatif singkat. Dalam trading, kecepatan adalah aspek krusial, dan mempelajari pelajaran berharga yang diperoleh orang lain memberikan akses cepat ke pengetahuan yang dapat meningkatkan keterampilan kita. Dengan memahami kesalahan dan strategi yang tidak berhasil, kita dapat menghindari jatuh ke dalam perangkap yang sama dan membuat kemajuan yang lebih cepat menuju kesuksesan.

Jadi, saat Anda memasuki dunia trading, ingatlah bahwa belajar dari kesalahan orang lain adalah pilihan yang lebih cerdas dan efisien. Dengan mengambil pelajaran berharga dari pengalaman orang lain, Anda dapat menghemat waktu, mempercepat pertumbuhan Anda, dan menghindari jalan yang sulit. 

Kesalahan Trader Pemula yang Sering Bikin MC

Jadi, berikut adalah kesalahan umum yang dilakukan oleh setiap trader baru. Dan Anda tidak perlu melakukannya.

Kesalahan #1 — Trading tanpa persiapan yang cukup

Mana yang lebih bijak, belajar berenang di kolam renang atau di laut? Jawaban pertanyaan ini memiliki sudah jelas; di kolam renang.

Dalam analogi ini, kolam renang mewakili akun demo, sedangkan laut mewakili akun riil.

Bertransaksi di akun demo sering kali dianggap sebagai tindakan yang konyol. Anda mungkin merasa sedang menghabiskan waktu di sana dan tidak berarti apa-apa.

Beberapa orang bahkan berpendapat bahwa bertransaksi di akun demo tidak melibatkan emosi, sehingga seorang trader tidak akan siap menghadapi tantangan trading yang sebenarnya.

Perlu diingat bahwa akun demo memang tidak sepenuhnya mencerminkan pengalaman dari akun riil. Namun, akun demo memberikan gambaran tentang kondisi market yang sebenarnya. 

Melalui akun demo, Anda dapat memahami korelasi antara pasangan mata uang, waktu terbaik untuk bertransaksi, dan menguji strategi trading Anda. Jika strategi tersebut memberikan hasil yang baik, ini akan meningkatkan kepercayaan diri Anda. 

Ketika Anda baru memulai trading dan melihat harga bergerak dari posisi masuk Anda, kepercayaan diri menjadi kunci utama. Anda perlu tahu kapan harus tetap berpegang pada keputusan Anda dan kapan harus melepaskan. Akun demo dapat membantu Anda mengembangkan keterampilan ini dengan baik.

Kesalahan #2 — Overtrading

Ketika satu transaksi menguntungkan, terkadang terlintas pikiran untuk membuat dua atau bahkan tiga transaksi dengan aset yang sama. Terdengar logis, bukan? Namun, dalam dunia trading, logika ini tidak berlaku.

Market tidak menghasilkan peluang perdagangan yang menguntungkan sesuai keinginan Anda. Tidak semua kondisi pasar cocok untuk melakukan perdagangan yang menguntungkan. Jika Anda menemukan banyak peluang dalam waktu singkat, itu mungkin menunjukkan bahwa Anda tidak benar-benar melakukan analisis yang memadai.

Sangat penting untuk menyadari kesalahan overtrading ini sebelum terlambat. Jika Anda terus menerus melakukan perdagangan tanpa pertimbangan yang matang, modal trading Anda dapat terpotong separuh atau bahkan lebih.

Apa yang hilang dalam hitungan menit saat overtrading, membutuhkan waktu berhari-hari atau bahkan berbulan-bulan untuk membangunnya kembali. Mengembalikan modal yang hilang akibat kesalahan overtrading bisa menjadi tugas yang sangat sulit dan memakan waktu.

Kesalahan #3 — Trading Balas Dendam

Ini adalah kesalahan yang sering dilakukan oleh trader pemula. Meskipun sudah menyadari risikonya, mereka tidak bisa menahan diri untuk tidak melakukannya.

Pasar bisa menjadi sangat kejam. Posisi yang sebelumnya menguntungkan tiba-tiba berubah menjadi merugi, atau bahkan trader bisa mengalami serangkaian kerugian.

Ini memicu rangkaian emosi, dan Anda merasa ingin segera mendapatkan kembali uang yang telah hilang.

Namun, semakin Anda mencoba, semakin banyak yang hilang. Hal ini terjadi karena trading yang Anda lakukan tidak didasarkan pada logika atau strategi, melainkan emosi dan keputusasaan.

Dan ketika Anda menyadari kesalahan tersebut, mungkin sudah terlambat. Oleh karena itu, ketika Anda mengalami serangkaian kerugian, ambillah jeda, bersihkan pikiran Anda, tenangkan diri.

Istirahat dari trading membantu Anda dalam banyak hal. Ini memberikan perspektif yang jelas tentang apa yang salah dalam trading Anda. 

Kesalahan #4 — Trading tanpa Stop Loss

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh trader adalah trading tanpa menggunakan Stop Loss, dan ini merupakan kesalahan yang berisiko tinggi.

Stop Loss adalah perintah yang ditempatkan pada tingkat harga tertentu untuk melindungi trader dari kerugian yang berlebihan. Fungsi Stop Loss adalah untuk menghentikan kerugian lebih lanjut dengan menutup posisi secara otomatis ketika harga mencapai tingkat yang telah ditentukan.

Trading tanpa Stop Loss adalah seperti berjalan di atas tali tipis tanpa pengaman. Jika pasar bergerak melawan posisi Anda secara tiba-tiba, Anda bisa kehilangan sejumlah besar modal tanpa adanya batasan atau perlindungan. Ini dapat mengakibatkan kerugian yang tidak terkendali dan merusak keberlanjutan akun trading Anda.

Mengapa beberapa trader memilih untuk tidak menggunakan Stop Loss? Alasan utama adalah harapan bahwa pasar akan berbalik arah dan posisi mereka akan menghasilkan keuntungan. Namun, ini adalah asumsi yang berisiko dan tidak dapat diandalkan. Pasar forex sangat dinamis dan tidak dapat diprediksi secara pasti. Bahkan trader berpengalaman sekalipun tidak bisa memprediksi arah pergerakan harga dengan akurasi 100%.

Jangan biarkan diri Anda terjebak dalam kesalahan ini yang dapat menyebabkan kerugian yang tidak perlu. Tetap disiplin dalam menerapkan Stop Loss pada setiap perdagangan Anda dan lindungi modal Anda secara efektif.

Kesalahan #5 — Berdagang dengan Stop Loss yang kecil

Ini adalah kesalahan yang dapat menyebabkan kerugian yang tidak perlu.

Mengapa trader cenderung menggunakan Stop Loss yang kecil? Salah satunya adalah karena keinginan untuk membatasi kerugian secara minimal. 

Trader mungkin berpikir bahwa dengan menggunakan Stop Loss yang sangat ketat, mereka dapat melindungi modal mereka dengan baik. Namun, hal ini bisa menjadi bumerang.

Dalam banyak kasus, pasar forex memiliki fluktuasi harga yang wajar dan normal. Jika Stop Loss Anda terlalu dekat dengan level harga saat ini, maka kemungkinan besar posisi Anda akan terkena Stop Loss dengan cepat. 

Hal ini dapat mengakibatkan Anda keluar dari perdagangan sebelum harga bergerak sesuai dengan prediksi Anda. Dalam beberapa kasus, pergerakan harga yang normal dapat menyentuh Stop Loss Anda dan kemudian melanjutkan pergerakan sesuai dengan arah yang Anda prediksi.

Tentu saja, tidak ada aturan baku untuk menentukan Stop Loss yang ideal. Setiap trader memiliki pendekatan yang berbeda terhadap manajemen risiko. Namun, penting untuk tidak menggunakan Stop Loss yang terlalu dekat dengan level harga saat ini, kecuali ada alasan yang jelas berdasarkan analisis teknikal atau fundamental.

Kesalahan #6 — Trading Saat Rilis Berita

Tidak ada yang bisa menahan godaan untuk menghasilkan uang cepat. Dan trading pada saat menjelang rilis berita ekonomi idealnya memberikan kesempatan tersebut. 

Namun, Anda seharusnya menahan diri.

Pada dasarnya, berita ekonomi dan politik dapat memiliki dampak signifikan pada pasar keuangan, termasuk pasar forex. Peristiwa seperti pengumuman suku bunga oleh bank sentral, laporan ketenagakerjaan, atau keputusan politik penting dapat mempengaruhi pergerakan harga secara drastis.

Namun, masalahnya adalah reaksi pasar terhadap berita tersebut tidak selalu dapat diprediksi dengan akurat. Meskipun trader mungkin berpikir mereka dapat memanfaatkan volatilitas yang dihasilkan oleh berita, nyatanya harga bisa bergerak dengan sangat cepat dan tidak terduga. Bahkan berita yang secara logis seharusnya membuat harga bergerak ke arah tertentu bisa menghasilkan reaksi yang bertentangan.

Kesalahan #7 — Trading tanpa Rencana

Kesalahan ini dapat memicu dan menggerakkan berbagai kesalahan lainnya, bahkan ribuan kesalahan lainnya.

Tanpa trading plan, Anda akan cenderung mengandalkan insting atau emosi saat membuat keputusan. Ini dapat menyebabkan keputusan yang tidak rasional dan impulsif yang mungkin merugikan hasil perdagangan Anda. Rencana perdagangan membantu Anda tetap tenang dan fokus pada strategi yang telah Anda tetapkan sebelumnya.

Rencana perdagangan yang baik harus mencakup aspek-aspek berikut:
  • Tujuan: Tetapkan tujuan perdagangan jangka pendek dan jangka panjang yang jelas.
  • Analisis: Gunakan analisis teknikal dan fundamental untuk mengidentifikasi peluang perdagangan yang berpotensi menguntungkan.
  • Strategi: Tentukan strategi perdagangan yang sesuai dengan gaya dan kepribadian Anda. Atur parameter seperti timeframe yang digunakan, indikator teknikal, aturan masuk dan keluar, dan manajemen risiko.
  • Manajemen Risiko: Tetapkan batasan risiko yang dapat Anda terima, seperti ukuran posisi yang tepat, rasio risiko-untung yang diinginkan, dan penggunaan stop loss dan take profit.
  • Jurnal trading: Catat semua perdagangan yang dilakukan, mencatat alasan dan hasilnya. Ini membantu Anda belajar dari pengalaman dan meningkatkan kinerja Anda seiring waktu.
Mengikuti rencana perdagangan dengan disiplin sangat penting. Jangan tergoda untuk mengubah rencana secara impulsif atau mengabaikan aturan yang telah Anda tetapkan. Konsistensi adalah kunci dalam mencapai keberhasilan jangka panjang.

Jika Anda belum memiliki rencana perdagangan, mulailah dengan membuatnya sekarang. Tetapkan aturan dan strategi yang sesuai dengan tujuan dan gaya perdagangan Anda. Disiplinlah dalam mengikutinya dan tetap fleksibel untuk menyesuaikan rencana jika diperlukan. Dengan memiliki rencana yang jelas, Anda dapat meningkatkan peluang kesuksesan dan mengurangi risiko yang tidak perlu dalam perdagangan Anda.

Kesimpulan

Tidak ada keraguan bahwa pasar keuangan adalah sebuah paradoks yang kompleks. Kondisi yang terus berubah, gejolak harga yang tak terduga, dan faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi semua dapat membuat trading menjadi tantangan yang berat. Namun, ada prinsip yang penting untuk dipegang teguh: menjaga segala sesuatunya sederhana.

Seringkali, para ahli dan pakar perdagangan forex menghadirkan berbagai teknik dan strategi kontemporer yang menarik. Mereka memberikan motivasi dan dorongan kepada para trader untuk mencoba pendekatan baru dan menggunakan alat-alat yang canggih. Tidak diragukan lagi, pengetahuan adalah kunci, dan belajar tentang teknik-teknik tersebut dapat memberikan wawasan yang berharga.

Namun, perlu diingat bahwa menguasai teknik-teknik kontemporer bukanlah tujuan akhir. Menerapkan strategi yang kompleks tanpa pengalaman yang cukup dapat menjadi bumerang. Jika Anda belum memiliki pemahaman yang mendalam tentang bagaimana pasar beroperasi dan belum mencapai tingkat keterampilan yang memadai, mencoba menerapkan teknik-teknik canggih dapat menjadi risiko yang justru merugikan.

Sebagai gantinya, fokuslah pada kesederhanaan. Mulailah dengan memahami dasar-dasar pasar, termasuk prinsip-prinsip ekonomi, analisis teknikal, dan faktor-faktor fundamental yang mempengaruhi aset yang Anda perdagangkan. Dengan membangun fondasi pengetahuan yang kuat, Anda dapat mengembangkan strategi trading yang sederhana namun efektif.

Jadi, ingatlah bahwa dalam mencapai kesuksesan dalam pasar keuangan, menjaga kesederhanaan dan kesesuaian strategi adalah kunci. Jangan terlalu tergoda oleh kompleksitas teknik-teknik yang canggih, melainkan bangun fondasi yang kuat, gunakan strategi yang sederhana, dan selalu siap untuk menyesuaikan diri dengan perubahan pasar. Dengan pendekatan yang tepat dan komitmen untuk terus belajar, Anda dapat meningkatkan peluang kesuksesan dalam dunia trading yang penuh paradoks ini.